Langsung ke konten utama

Sejarah Cokelat : Rafalia Raman

 
1900 SM - Asal-Usul
Asal usul cokelat pertama kalinya ditemukan hampir 4000 tahun yang lalu di Mesoamerika, lokasi tepatnya di Amerika tidak diketahui, tetapi dari bukti-bukti arkeologi yang ditemukan pada keramik dengan residu dari minuman kakao di situs 
arkeologi peradaban Mokaya dan Olmec di sepanjang sungai Orinoco.

 
1000 SM - Nama Awal Pohon Kakao
'Kakawa' kata yang digunakan oleh suku Olmec, suku yang berasal dari teluk Meksiko yang membangun peradaban besar pertama Mesoamerika. Sepertinya pada waktu itu bangsa Olmec sudah membudidayakan pohon kakao.

 
100 M - Kata “Kakao”
Suku Maya  mengadopsi kata “Kakao” dari suku Olmec. Terlihat bahwa suku Maya juga membudidayakan pohon kakao. Pohon Kakao diambil dari hutan hujan dan ditanamnya di halaman rumah mereka dan biji kakao dihaluskan menjadi pasta. Ketika dicampur dengan air, cabai, tepung jagung, dan bahan lainnya, pasta ini dibuat minuman coklat pedas berbusa.

 
600 M - Cokelat Sebagai Simbol Status
Pada periode ini, bejana keramik yang digunakan untuk mengkonsumsi minuman cokelat di temukan dalam makam bangsawan dari suku Maya, bukti kuat bahwa mengkonsumsi cokelat adalah simbol status penting.

 
1000 M - Nilai Kakao
Orang – orang dari Amerika Tengah menggunakan biji kakao sebagai alat pembayaran seperti terlihat pada relief bangsa Meksiko, keranjang berisi 8000 biji kakao yang menggambarkan angka 8000. Penguasaan terhadap daerah – daerah utama penghasil biji kakao menjadi tujuan utama dalam perang antar suku pada beberapa abad berikutnya.

 
1200 – 1500 - Perang Cokelat
Dengan menundukkan suku Chimimeken dan Maya, suku Aztec memperkuat supremasi mereka di Meksiko. Kekaisaran Aztec mengambil alih daerah penghasil kakao terkaya di Mesoamerika, Chiapas modern (Mexico, Guatemala). Suku Aztec menyebut cokelat sebagai "xocalatl" yang berarti hangat atau cairan pahit.

 
1502 - Eropa Menemukan Cokelat
Kontak pertama orang Eropa dengan biji kakao (pelayaran ke empat yang dilakukan oleh Christopher Columbus) namun nilainya belum disadari.
 
 
1528 - Penaklukan Spanyol Atas Cokelat
Penaklukan Spanyol atas Aztec, Hernando Cortez terkejut mengetahui bahwa Suku Aztec menggunakan biji kakao sebagai alat pembayaran. Hernando membuka perkebunan untuk menumbuhkan “uang” yang ditukar dengan emas dari suku Aztec. Kemudian Spanyol memiliki monopoli utama dalam perdagangan cokelat selama hampir satu abad.

 
1544 - Maya Pergi ke Spanyol
Delegasi Kekchi (penduduk asli) Maya dari Guatemala mengunjungi Spanyol dan bertemu Pangeran Philip. Di antara hadiah yang diberikan adalah tempat minuman cokelat Maya, merupakan catatan pertama kemunculan kakao di dunia . Orang Spanyol mulai menambahkan gula tebu dan perasa seperti vanili untuk minuman kakao manis mereka.

 
1560 - Kakao di Asia
Pertama kalinya kakao dikenalkan di Asia, pohon kakao dibawa ke pulau Sulawesi Indonesia dari Caracas, Venezuala.

 
1657 - Tempat Pertemuan Kalangan Atas
Rumah cokelat pertama dibuka di London. Tingginya harga kakao membatasi akses hanya untuk kalangan yang paling kaya. Tapi setelah harga turun, usaha jenis ini berkembang pesat dan bahkan menggantikan kafe, tempat minum teh dan pub.

 
1671 - Asal dari "praline"
Koki  untuk Duke Plessis-Praslin tidak sengaja menumpahkan  gula mendidih yang meleleh pada  bubuk almond. Lahirlah Praline: campuran almond atau  kacang kupas, yang  dilapisi karamel dan dihaluskan bersama. Beberapa abad kemudian ahli cokelat Belgia mengembangkan resep ini dengan menempatkan adonan ini ke dalam lapisan cokelat.

 
1674 - Masakan Cokelat
Pertama Cokelat saat itu masih hanya diminum di seluruh Eropa, ahli kue Inggris punya ide untuk menambahkan kakao didalam campuran kue mereka. Cokelat dimakan untuk pertama kalinya.

 
1697 - Dari Brusselske Zurich
Belgia kemudian menjadi pusat cokelat terkenal. Di Grand-Place, Brussels Walikota Zurich menemukan cokelat dan memutuskan untuk memperkenalkannya ke Swiss. Sebuah inisiatif yang berakibat kelezatan…

 
1712 - Cokelat Kembali ke Amerika
Pada pergantian abad ke-18, cokelat kembali ke Amerika Utara. Dalam sedikit lebih dari satu dekade, kita melihat berkembangnya periklanan di Boston untuk coklat yang diimpor dari Eropa.

 
1778 - Produksi Kakao di Indonesia Dimulai
Belanda membawa kakao dari Filipina ke Jakarta dan Sumatera, dimana mereka membangun fasilitas propagasi yang kemudian membawanya ke produksi utama di Hindia Belanda timur (sekarang Indonesia dan Malaysia).

 
1828 - Terciptaanya Kakao
Revolusi industri memekanisasi pembuatan cokelat dan membawa harga cokelat dalam jangkauan publik. Conrad Van Houten, seorang ahli kimia Belanda, belajar untuk menekan lemak kakao keluar dari biji cokelat yang dihaluskan (chocolate liquor) . Hal ini memungkinkan produksi bubuk kakao.

 
1848 - Makan Cokelat
Pengenalan cokelat bubuk membuat minuman cokelat lebih mudah dan juga kemudian memungkinkan untuk mengkombinasikan cokelat dengan gula dan kemudian mencampurnya kembali  dengan mentega kakao untuk membuatnya padat. Lainnya mulai membangun kesuksesan seperti Van Houten, bereksperimen untuk membuat produk cokelat baru.

1850 – 1860 - Musuh Tanaman Kakao
Hama penggerek buah kakao (Borer), ngengat yang lavanya menyerang buah kakao, muncul di kepulauan Indonesia. Merusak perkebunan kakao yang berkembang. Mendorong pemindahkan kebun kakao ke daerah hutan yang masih aman. Hama penggerek “Borer” masih menjadi serangga yang paling ditakuti bagi tanaman kakao.

 
1875 - Cokelat Susu Batangan
Pertama Daniel Peter dan Henri Nestle mencampurkan cokelat dan susu bubuk dan menciptakan cokelat susu batangan untuk pertama kalinya. Ini langsung menjadi kesuksesan komersial.

 
1879 - Proses “Conching”
Cokelat Rodolphe Lindt memproduksi cokelat yang mencair di lidah. Dia mengembangkan proses “conching” sehingga cokelat yang dihasilkan memiliki tekstur yang lebih halus. Pada tahun yang sama kakao berhasil diperkenalkan di benua Afrika yaitu daerah Gold Coast, yang sekarang dikenal dengan Ghana.

 
1912- Kreasi Cokelat
Jean Neuhaus menemukan kulit cokelat yang bisa diisi dengan krem atau selai kacang. Lahirlah cokelat pralin Belgia. Sejak awal cokelat digunakan sebagai hadiah di Belgia. Tidak heran bahwa cokelat pralin menjadi salah satu hadiah yang paling populer di Belgia.

 
2005 - Terciptanya Cokelat Monggo
Petualangan berawal di Yogyakarta pada tahun 2001, seorang pria Belgia datang ke Indonesia tanpa rencana. Merindukan kelezatan cokelat Belgia pria ini memutuskan untuk membuat beberapa produk cokelat cita rasa Belgia. Pada tahun 2005 mulai didirikan perusahaan Anugerah Mulia, dengan brand Cokelat Monggo, perusahaan ini memproduksi cokelat pralin dan cokelat batangan di Indonesia. Monggo telah mengembangkan lebih banyak varian cokelat pralin dan batangan selama ini, dengan menggabungkan cita rasa cokelat Belgia terbaik dan bahan-bahan terbaik Indonesia…

Source : http://chocolatemonggo.com/

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sinopsis Film Stand Up Comedy Comic 8 (2013) : Rafalia Raman

Sinopsis dan Plot Cerita Film Comic 8 (2013) Diperankan oleh para comic, artis senior, dan para komedian lainnya membuat film ini menjadi lengkap. Film Comic 8 menceritakan tentang 8 orang anak muda yang terdiri dari berbagai macam latar belakang dan kisah hidup yang unik. Mereka semua bertemu secara kebetulan ketika merampok sebuah bank dalam waktu yang bersamaan. Motif mereka melakukan perampokan pun berbeda-beda. Ada yang merampok karena galau, hobby, iseng, ingin memacu adrenalin, bahkan ada yang merampok untuk menghidupi panti asuhan dan rakyat miskin, wuih uda kayak crita Robin Hood nih. Mereka berdelapan akan terbagi menjadi tiga tim dengan kemampuan dan pengalaman yang berbeda-beda. Cerita pun berkembang dari perampokan yang awalnya terlihat seperti kebetulan yang aneh, terkepung oleh pasukan polisi yang super cantik, sampai akhirnya mereka harus saling bekerja sama dan menemukan jawaban dari teka teki yang ada , serta mencari jalan keluar yang terbaik untuk ...

4 HAL YANG HARUS DIINGAT

    1. Empat hal yang membuat badan sakit : - kebanyakan bicara - kebanyakan tidur - kebanyakan makan - kebanyakan bertemu orang 2. Empat hal yang merusak tubuh : - Khawatir/cemas - Kesedihan - Kelaparan - Tidur larut malam     3. Empat hal yang membuat murung dan kesedihan : - Bohong - Kurang ajar atau tidak hormat - Berdebat tanpa pengetahuan atau informasi yang memadai - Amoral atau melakukan sesuatu tanpa rasa takut 4. Empat hal yang meningkatkan wajah berseri dan kebahagiaan : - Kesalehan - Loyalitas - Kedermawaan - Menolong sesama dengan ikhlas tanpa diminta hanya mengharap ridho ilahi 5. Empat hal yang Memberhentikan Rezeki : - Tidur di pagi hari dari sholat Subuh hingga matahari bersinar - Tidak melakukan sholat/berdoa secara teratur - Malas - Penghianatan atau ketidak-jujuran 6. Empat hal yang membawa rezeki : - Berdoa di malam hari - Tobat - Beramal - Berdzikir source : Strawberry(Facebook)

14 Cara Mengatasi Insomnia Agar Tidur Cepat : Rafalia Raman

1. Hindari Cahaya Saat Tidur Cahaya sangat mempengaruhi proses produksi dari hormon melatonin. Cahaya yang terang akan menghambat proses produksinya, dan tidak adanya cahaya akan mendorong proses produksinya. Tips: Matikan TV, komputer, atau peralatan sumber cahaya lainnya satu jam sebelum tidur. Tutupi dengan kain gelap semua peralatan sumber cahaya yang tidak bisa dimatikan. 2. Hindari Untuk Terus Melihat Ke Arah Jam Anda Bila Anda terus-terusan melirik ke arah jam saat larut malam, tidur Anda akan tersiksa. Anda akan terus menerus merasa khawatir dengan sisa waktu tidur sebelum hari sibuk Anda yang lain dimulai. Jika Anda salah satu dari orang tersebut, maka Anda harus menempatkan jam di dalam laci, bawah tempat tidur, atau putar ke arah yang bertentangan dengan jarak pandang Anda. 3. Hindari Kafein 9 Jam Sebelum Tidur 15 Tips Cara Mengatasi Insomnia Agar Tidur Cepat Kopi di pagi hari bagus untuk sebagian orang. Namun saat menjelang waktu tidur, Anda perlu menghi...